Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Sampah Rumah Tangga sedang di Angkut ke TPA oleh Dinas Lingkungan Kab. Tasikmalaya

Buniasih, (19/10/2018)

Pengertian dari sampah rumah tangga ialah sampah yang dihasilkan dari kegiatan dalam rumah tangga, sehari-hari, dan terdiri dari beberapa macam jenis sampah. Jumlah nya pun tergantung dari banyak atau sedikitnya tingkat konsumsi dari masing-masing rumah tangga tersebut. Dan semuanya berkaitan dengan gaya ataupun pola hidup dari masing-masing keluarga.

Beberapa Jenis Sampah Rumah Tangga diantaranya : 

  • Sampah Basah
Sampah Rumah Tangga – Sampah Basah

Sampah basah adalah sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang bersifat organik dan mudah sekali membusuk, yang berasal dari sisa-sisa makanan, potongan hewan yang dikonsumsi seperti ikan, ayam, udang, cumi, dan lain-lainnya. Lebih baik sampah ini segera dibuang ke pembuangan sampah sebelum mengeluarkan bau yang tidak sedap.

  • Sampah Kering
Sampah Rumah Tangga – Sampah Kering

Pengertian dari sampah kering yaitu sampah yang berasal dari logam. Biasanya seperti besi yang sudah tua, kaleng-kaleng bekas. Sedangkan sampah kering yang bersifat non logam, biasanya seperti kertas, kaca, keramik, batu-batuan, dan sisa-sisa potongan kain yang berasal dari pakaian dan sebagainya.

Itu tadi beberapa jenis sampah rumah tangga yang dapat dijelaskan. Setelah kita tahu pengertian dan klasifikasi dari jenis-jenis sampah tersebut, kita pun jadi bisa meminimalisasi efek buruk dari bertumpuknya sampah yang ada di lingkungan kita khususnya lingkungan rumah tangga. Sehingga lingkungan kita pun menjadi bersih dan nyaman.

Nah, Tepatnya di Kampung Tagog Desa Buniasih Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, saat ini sedang ada program pengelolaan sampah rumah tangga. Program ini di pimpin oleh kepala Dusun Kp. Tagog yaitu Bapak Warman Nurdin Soleh yang bekerjasama dengan Warga masyarakat, RT, RW dan Dinas Lingkungan Kabupaten Tasikmalaya,

Warman Nurdin Soleh memaparkan program ini bertujuan untuk menciptakan budaya hidup bersih, hidup sehat, dan nyaman bebas dari sampah khusunya di wilayah Kp. Tagog. Mekanisme Program ini, warga menyetor sampah kepada ketua RT nya masing-masing dengan catatan dibungkus dalam keresek rapi. Terus oleh Ketua RT di kemas dalam sebuah karung dan di kumpulkan di tempat yang telah di sediakan tepat nya di sebelah Timur Jalan dekat jembatan dimana Truk dari Dinas Lingkungn sudah siap untuk mengangkut sampah rumah tangga tersebut ket TPA (Tempat Pembuangan Akhir.

Setiap warga wajib mebayar Rp 3.000/ bulan, uang tersebut digunakan untuk operasional pengangkutan sampah oleh Dinas lingkungan dan untuk operasional para petugas yang mengambil sampah dari rumah ke rumah. Warman Nurdin soleh sendiri berharap program ini mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar